Jumat, 24 November 2023

 

The Power of Focus (Kekuatan Fokus)

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS 6:162)

Abu Hurairoh RA menuturkan sabda rosululloh SAW yang artinya:”Sesungguhnya Allah telah berfirman, wahai anak Adam, fokuskan dirimu untuk beribadah kepadaKu, aku akan penuhi hatimu dengan kepuasan, dan aku akan mengentaskan (mencukupi kefakiranmu), jika engkau tidak melakukan itu, (maka) aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan aku tidak akan mengentaskan kefakiranmu. (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban).

Tak terasa hari terus berlalu berganti menjadi minggu, bulanpun tiba dan berselang menjadi tahun. Bagaimana keadaan anda saat ini?, apakah sudah diposisi zona aman dengan serba kecukupan dan memiliki kebebasan waktu yang luar biasa ? atau masih dalam zona aman, namun bertahan dalam penguasaan orang hehehe. Lumayan deh dibanding berada di zona yang tidak aman seperti intimidasi, penuh kekhawatiran, ketakutan dan ketidak jelasan hidup.

 Lalu apakah hari ini telah menyapa orang-orang yang sukses dan menyalaminya serta bercengkrama dengannya?, Kemudian bertanya pula bagaimana kisah suksesnya ?. Dan tidak ketinggalan juga kiat-kiatnyapun telah anda  terapkan saat ini kan!...cocokkah kiat-kiatnya dengan diri anda? Sehingga andapun layak meraih sukses. Jika sukses berarti menjadi orang yang mendapat petunjuk dan beruntung. Namun jika tidak, jangan pernah berputus asa tetapi selalu belajar banyak terhadap orang-orang yang sukses. Pasti ada saatnya anda meraih sukses, seperti halnya jika bergaul dengan pedagang minyak wangi andapun pasti akan wangi karena sering diolesin oleh pedagangnya atau mencobanya dari tester-tester yang ada. Kemudian apakah setiap minyak wangi cocok buat anda untuk dipakai?, tentunya pasti kesukaan anda berbeda-beda dengan saya dan tentu akan memilih minyak wangi yang menjadi pavorit selama ini.

 Mulailah kenali hidup dengan mengetahui skillnya,  lalu asahlah penuh dengan focus 100%. Bertanyalah kepada orang-orang yang sudah meraih impiannya kemudian mulailah bertidak jangan ditunda -tunda lagi.

Hari ini, kenapa banyak orang yang gagal dalam kehidupannya ? karena, ia ragu dan tidak mengetahui skillnya serta tidak fokus dalam menjalankannya hingga ia banyak mengerjakan hal-hal yang bukan merupakan potensi dirinya. Kebanyakan iya, tidak mengerjakan secara fokus 100%. Bisa  kebayang ya! ...jika seseorang sudah tidak tahu skillnya dimana!, kemudian terus menerus  bermalas-malasan dalam menyikapi peluang yang ada!. Wah apa jadinya ya!.... alias pengangguran kelas sejati di dunia hehehe... tentunya bukan anda!. Hari ini anda adalah orang yang penuh optimis, senang belajar, giat bekerja tanpa kenal lelah, memiliki visi yang jelas dan tentunya orang yang paling berbakti kepada kedua orang tua.

Berbicara tentang orang tua, saya sering bertanya kepada orang-orang yang telah meraih sukses. Apa sebenarnya pendorong orang menjadi sukses?. Oh ternyata rahasianya adalah, memperlakukan orang tua dengan baik, meminta do'anya sesuai hadits Rosululloh SAW :” Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud) dan mencukupi kebutuhannya. Makanya, terkadang saya merasa terharu kepada anda yang saat ini sudah memenuhi keinginan orang tua, dengan anda memberangkatkan haji dan umroh. Kepada mereka saya acungi jempol ..... semoga anda selalu berada dalam rahmat dan lindungan Allah. Anda telah berjuang mendekatkan diri  kepada Allah dengan memenuhi keperluan orang tua, itulah merupakan titik awal dari dimulainya sukses agar meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Hal ini telah dilakukan oleh orang-orang sukses sebelumnya, tidak kah anda merasa hal ini patut diperjuangkan untuk kedua orang tua sebelum keduanya dipanggil oleh Allah menuju haribaanNya!. ""saya yakin anda pasti akan memperjuangkannya, itu sudah harga mati buat anda ya kan!". namun terkadang hambatan dan tantangan kerap kali silih berganti menjumpai anda, sehingga anda merasa ragu dalam pembuktiannya.

Sekarang coba perhatikan kehidupan  seorang petinju, dia menjadi pemenang sampai menjadi juara karena ia pernah mengalami pukulan bahkan hingga terjatuh berulangkali,  lebih lebih yang menyakitkannya lagi bukan hanya fisik, melainkan hatinya. karena, ia mengalami kekalahan dari lawannya. Apakah ia menurut anda berhenti jadi petinju alias pensiun?, justru dengan dijatuhkannya akibat pukulan dan dipermalukan didepan umum bukannya kapok, malah ia berlatih semakin keras lagi untuk menjadi pemenang di pertandingan berikutnya. Dan tahukah anda!, apa yang terjadi!.. Ia menjadi pemenang kelas Dunia yang ditakuti dan disegani oleh setiap lawan-lawannya. hehehe...

Siapapun yang mengalami jatuh bangun dalam kehidupannya, mulai saat ini yakinilah bahwa sudah berada di wilayah sukses, hanya tinggal mengamati dan menentukan kapan ingin meraihnya. Seperti seorang anak yang belajar berjalan, kerapkali ia berdiri dan tertatih tatih lalu melangkahkan kakinya, sesekali ia terjatuh, berulangkali terjatuh dan terjatuh bahkan  terjedot keningnya ke tembok hingga menyebabkan luka dan berdarah tetapi apa yang terjadi!.. ia tidak pernah berhenti, dengan riang dan tertawa terbahak-bahak, ia bangkit lagi dan bangkit lagi, tidak pernah lelah serta merasa takut terhadap apa yang dialaminya sampai akhirnya ia pintar berjalan dan pandai berlari.

 Jadi jangan pernah menyerah dengan kaadaan saat ini. Perjuangkan hidup anda, penuh dengan kefokusan diri, sehingga sukses ada dalam genggaman hidup anda dan persembahkan keberhasilan yang dicapai hanya untuk Allah semata. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS 6:162).

 Kesuksesan seseorang didorong oleh faktor kedekatan dengan Allah semata iya kan!. Tapi  banyak juga orang yang sukses meraih kehidupan dunia tanpa mereka dekat bahkan mengenal Allah. betul sekali karena, itu menjelaskan sifat RohmanNya Allah meliputi seluruh ciptaannya tanpa memandang perbedaan, namun ada nikmat Allah yang tidak akan bisa mereka dapati baik didunia maupun diakhirat yaitu sifat RohimNya Allah yang meliputi orang-orang yang beriman kepadaNya.

Makanya yang saya maksud bukan kesuksesan dunia belaka namun kesuksesan akhirat pula. Dalam ayat tersebut diatas menunjukan betapa fokusnya orang-orang yang beriman untuk berserah diri bahwa sholatnya, ibadahnya, hidupnya dan matinya hanyalah untuk Allah semata. Maka, dengan demikian siapa yang akan mampu menahannya kasih dan sayangnya Allah atas orang-rang yang mencintaiNya. Ia menjadi sukses karena diukur dengan kedekatan kepada Allah yang tentunya ia selalu berbagi atas sesamanya tanpa membeda-bedakan suku, ras, bangsa dan agama.

Kemudian Ia akan selalu menolong siapapun orang yang meminta pertolongan kepadanya. Ia memiliki harta bukan hanya untuk kesejahteraan pribadinya melainkan selalu peduli akan sesamanya. Ia memiliki ilmu tentunya akan berbagi dengan yang lainya sebagai pelita dan penerang bagi siapapun yang menerima serta memahaminya. Ia memiliki kekuasaan pastinya akan selalu menegakkan keadilan bagi rakyat dengan mengedepankan kesejahteraan dan perlindungan keamanan bagi rakyatnya pula. Ia memiliki tenaga dan kesehatan akan selalu di pergunakan kedalam hal – hal kebaikan demi kepentingan umum.

Subhanalloh jika demikian adanya saya yakin, keluarga  akan bangga dan bahagia. Negara akan memberikan penghargaan yang terbaik untuk dirinya bahkan rakyat akan selalu mengelu-elukan bahwa pemimpinnya merupakan teladan bagi rakyatnya. Karena, selalu mendahulukan kepentingan umum, seperti yang terjadi pada masa kekhalipahan Abdul Aziz, rakyatnya dibuat sejahtera dan aman karena antara pemimpin dan rakyat sama-sama memiliki kekayaan harta dan kekayaan hati. Sehingga, ada seseorang  mau menyumbangkan hartanya ntah kepada siapa harus menyumbangkan karena, telah merata kekayaan yang terjadi pada rakyatnya. Walaupun  kepemimpinan khalifah Abdul Aziz berjalan dua tahun dikarenakan ia telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, namun segenap perjuangan dan pengorbanannya menjadi teladan hingga sekarang.

Bisakah mewujudkan hal tersebut!, tentu sangat bisa dan mudah jika selalu mendengar suara hati dengan selalu mendahulukan Allah seperti dalam hadits dijelaskan :’ Abu Hurairoh RA menuturkan sabda rosululloh SAW yang artinya:”Sesungguhnya Allah telah berfirman, Wahai anak Adam, fokuskan dirimu untuk beribadah kepadaKu, aku akan penuhi hatimu dengan kepuasan, dan aku akan mengentaskan (mencukupi kefakiranmu), jika engkau tidak melakukan itu, (maka) kau akan penuhi tanganmu dengan kesibukan, dan aku tidak akan mengentaskan kefakiranmu. (HR Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban).

Sangat terang dan jelas kandungan hadits tersebut diatas jika mendahulukan kepentingan Allah, maka Allah akan mendahulukan kepentingan anda.

 

 

The Miracle of Dream (Keajaiban Impian)

 

 

 

 

 

 

Saya memiliki keyakinan bahwa, semakin usia bertambah maka ketentraman dan kebahagian terus akan diraih. Bukan hanya dunia saja, melainkan akhiratnyapun semakin menemukan titik kesempurnaan.

Lantas bagaimana dengan pemahaman anda? Apakah hari ini memiliki segudang persoalan hidup yang belum ada solusinya atau mengalami stress yang luar biasa dengan kehidupan anda !, Atau juga memiliki kehidupan yang berkelimpahan namun rasa ketenangan dan ketentraman belum juga anda dapati ! .

 Ingat hidup ini sebentar bagaikan  tertidur, karena proses perguliran siang dan malam begitu terasa cepatnya. Maka  mari pergunakan setiap detik dan menitnya, setiap jam dan harinya agar penuh manfaat buat diri, keluarga dan orang lain. Seperti laksana matahari yang menyinari bumi bermanfaat bagi tumbuhan, bagi manusia dengan segala aktifitasnya. Apakah itu menjemur pakaian atau juga dijadikan bahan bakar bertenaga matahari dan hal-hal lainya. Untuk itu Jadikan diri  sebagai pelita jasad dan jiwa  yang memiliki energi positif buat orang-orang yang melihatnya.

Ada beberapa hal yang harus  dilakukan saat ini agar jauh dari keterpurukan hidup. Tidak lain adalah dengan kesiapan untuk berubah dari hal-hal yang negatif menuju hal-hal yang lebih positif. Seringkali ketidak berhasilan dalam hidup  selalu menyalahkan pada faktor nasib, padahal nasib sebenarnya ditentukan oleh manusia itu sendiri sesuai dengan pernyataan Alqur’an “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang ada pada diri mereka ” (QS 13:11).

Pada masa kecil dulu, sering kali ditanya!. Apa cita-citamu (impianmu) ketika besar nanti? tentu Jawabannya akan berbeda-beda. Ada yang ingin jadi Arsitek, Dokter, Guru, Presiden dll. Bagaimana dengan Anda saat ini ? Coba mulai Sekarang :”Tulislah dengan tulisan yang besar impian anda beserta gambarnya lalu amati apa yang akan terjadi dikemudian hari sesuai dengan target anda!.. Tentunya setiap impian itu ada yang tercapai, namun ada juga yang belum tercapai, serta ada juga yang masih bersemangat untuk mencapai dan mewujudkannya sesuai dengan usaha masing masing menurut tingkat pemahaman tentang impian tersebut.

Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman bagaimana mewujudkan setiap impian itu menjadi kenyataan dan satu persatu terbukti dalam kehidupan anda. Disini saya akan memberikan dan mengungkapkan rahasianya pada anda. Berikut ini saya paparkan proses perjalanan  dalam mewujudkan impian – impian saya. “

Ketika kecil, saya pernah ditanya sama ibu, bapak, kerabat, dan tamu yang datang kerumah bahkan tidak ketinggalan juga  guru saya. Apa cita-citamu kalau sudah besar? Saya ingin jadi guru. Jawab saya dengan suara lantang. Lalu ketika SMP saya sempat memiliki keinginan untuk kuliah. Kepada kakak yang duduk di bangku SMA, saya ungkapkan “Kak tolong ajarkan bahasa Inggris ya, Jafar ingin kuliah nanti “. Tiba-tiba plak-plak pipi saya ditamparnya. Kakak aja sudah SMA gak terpikirkan tuh kuliah, mau dibiayai dengan apa!, orang kampung begini darimana biayanya?!... Sudah, sudah !..tahu diri aja, kata kakak saya sambil menjauh dari saya. Sementara saya menutup buku sambil menangis kebetulan pada saat itu saya sedang belajar bersama .

Dihari lain berikutnya, ketika saya bercengkrama dengan keluarga di ruang tamu. Ibu saya mengatakan, “ tuh lihat!. kalau nanti Jafar sudah bekerja harus memakai dasi pakaian seragamnya dan sekaligus membawa mobil seperti orang itu ya!!.” mungkin ibuku terpengaruh oleh tontonan TV yang lagi ditontonnya pada saat itu. Sekaligus mungkin itu yang menjadi harapan ibu terhadap masa depan saya. Ya itulah sebagian kecil impian dambaan ibu terhadap anaknya .” Iya bu” kataku!.

Ketika di bangku SMA, waktu itu menjelang UN  saya ditanya oleh salah seorang guru yang saat ini sudah meninggal, semoga Allah merahmatinya dan memberikan surga kepadanya. ” Kalau sudah lulus SMA, Jafar mau dilanjut ke mana?” Saya jawab :” Saya mau lanjut kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Bandung pak!, lalu saya akan melanjutkan juga ke S2 sambil tersenyum”, jawab saya. Apa tanggapan pak guru, ah bagaimana kamu ini!, lulus saja belum di SMA ini !.. sudah mau lanjut S2; Coba berpikirnya yang benar.Terlebih dulu kamu berusaha untuk lulus di SMA, baru ke S1 setelah itu S2 itu yang benar, kata guruku. Iya siap pak!. jawab saya sambil menganguk-anggukan kepala.

Saya yakin semakin tak sabar kan!, ingin mengetahui apakah impian-impian saya seperti terungkap di atas itu terwujud sampai saat ini ?. Baiklah, agar Anda tidak berlama-lama menunggu kisah nyata apa yang telah terjadi dalam kehidupan saya, berikut saya runtut impian – cita-cita saya yang telah menjadi kenyataan sampai dengan saat ini.

Cita-cita sebagai guru.” Alhamdulillah saya pernah menjadi dosen di Dua Perguruan Tinggi Swasta dari tahun 2010-2013 itupun saya lakukan sambil bekerja sebagai seorang manager di 24 cabang retail, Alhamdulillah juga karena saya seorang manager tentunya keseharian saya dalam bekerja selalu memakai baju seragam yang dilengkapi dasi dan tidak ketinggalan juga selalu mengendarai mobil sebagai fasilitas yang diberikan kantor kepada saya hehehe….. sampai akhirnya bisa memakai mobil sendiri deh.

Hal ini merupakan impian ibu saya,  masih ingat kan ceritanya !..serta, Alhamdulillah untuk Kuliah S1 nya saya lulus dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Bandung dan S2 di Jakarta semoga S3 nya pun lancar ya.. do’anya dari anda semuanya.

Ayo mau nggak cita-cita anda kesampaian! ... bilang ya:” mau, mau, mau, lebih dari 3x lebih bagus karena itu merupakan bahasa afirmasi yang akan dilekatkan kedalam alam bawah sadar (unconscious mind) sehingga menjadi sebuah kenyataan dalam kehidupan.

Mari memulainya dengan sebuah ayat al-Qur’an dan Hadits Rosululloh:

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintahKu) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.(QS 2: 186)

Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba padaKu.” (Muttafaqun ‘alaih).

 

Bertitik tolak dari ayat Al Qur’an dan Hadits nabi tersebut dapat dipahami bahwa Allah mengabulkan Do’a sesuai dengan persangkaan seperti yang saya lakukan diatas tadi. Itu semua tidak terlepas dari Do’a yang penuh persangkaan kepada Allah.  Maka mulailah untuk berani memiliki impian, Anda pasti bisa kan menyangkakan sesuai dengan apa yang diinginkan, lalu yakinilah bahwa hal yang diinginkan itu pasti terjadi dan benar adanya selama apa yang  diniatkan serta diimpikan itu baik. Maka mulailah segera untuk merasakan perasaan bahagia disaat mendapatkan impian itu sendiri.

lho kok impian saja harus berani ya …hehehe.. Tidak setiap orang memiliki impian besar lho!.. Karena mereka memiliki kekhawatiran dan ketakutan sehingga keluar kata-kata pesimis. Contohnya seperti ini :” Mana mungkin saya bisa meraih impian sementara hidup saja sudah susah, bahkan banyak nyusahin orang lain hehehe.. Apakah pernah mendengar kata-kata tersebut ?. kalau iya, anggukan dan gelengkan kepala bahwa anda bukan orangnya. Karena, anda memiliki impian yang cukup besar dan penuh optimis untuk mendapatkannya.

Sekarang sudahkah memiliki niat yang baik lagi kuat dan berani memiliki impian? Ternyata tidak cukup sampai disitu sekarang saatnya  menjiwai dari impian yang diimpikan sehingga mampu memunculkan emosi dan perasaan terus menyatu wah gimana memahamainya!”, bisa nggak diungkapkan dalam bahasa pengalaman? Ok saya memiliki pengalaman yang luar biasa dalam kehidupan selain pengalaman diatas, saya selalu membuat dream book setiap tahunnya artinya impian apa saja yang harus diraih pada tahun tersebut .

 Pada tahun 2014, saya pernah memiliki impian, lalu dibuat dream book (buku impian) yang disitu tertulis impian-impian saya lengkap berikut gambarnya. Kemudian saya pajang di dinding kamar atau diruangan tamu sebagai contohnya, saya menginginkan berangkat ke Baitulloh. Kalimat itu ditulis dengan huruf besar lalu gambar Ka’bahnya ditempel dan mulai merasakan bahwa seakan-akan berada dihadapan Ka’bah dengan terus memuji dan berdo’a kepada ALLAH.

 Alhamdulillah pada tanggal 11 Juni 2014 saya beserta istri bisa berangkat ke Baitulloh melaksanakan umroh …hehehe… maaf ya saya sampaikan agar semuanya juga memiliki impian berangkat ke Baitulloh ditahun yang telah ditentukan. Tentunya beserta saya, jangan lupa do’ain juga ya.. Amiin. Saya sarankan kalau bisa memakai travel yang sedang saya jalankan… hehehe… lumayan, anggap saja iklan lewat yaa.. hehehe.. hal yang terpenting adalah, semoga menjadi pahala yang diterima oleh Allah dengan mengajak sebanyak-banyaknya orang muslim dalam kebaikan untuk menuju Baitulloh.....iya kan…

Oh iya!. Saya memiliki impian lain juga ditahun yang sama yaitu ingin keliling nusantara dan mancanegara. Luar biasanya, saya bisa berangkat selain ke kota Jakarta dan Bandung juga ke daerah-daerah lainnya seperti Bali, Batam, Aceh, Palembang dan Singapore sebagai pelaksanaan kegiatan syiar Baitulloh dari travel yang saya jalankan. Ayo!.. Bagimana dengan anda sekarang?.. sudah berani kan membuat impian. emmmmm kelihatannya anda sedang melayang ke Baitulloh yaa dan ke Negara- Negara lainnya, saya bisa tahu lho dari sorot mata anda yang berbinar-binar iya kan! Hehehe… Kalau iya, pejamkan mata dengan diiringi tarikan nafas yang dalam dari hidung lalu keluarkan dari mulut dan rasakan perasaan anda ada ditempat yang anda inginkan lalu katakan dengan mengepalkan tangan dan tarik dari atas ke bawah kemudian dengan suara yang lantang dan nyaring lalu katakan:” yes, yes, yes. aku bisa dan yes, yes , yes pasti bisa dengan kekuatan Allah hal itu akan terjadi. Oh iya!, apakah anda ada ditempat keramaian?.. hati-hati ya.” pahamkan maksud saya hehehe…

Kemudian ketika anda sudah melakukan. Sekarang giliran untuk take acion artinya dengan mengambil tindakan. Jadi impian itu akan diraih apabila dibarengi dengan ikhtiar yang cukup yang mendekatkan kepada impian. Selain hal diatas, tetap harus berani memutuskan bahwa mulai detik ini, saat ini, harus bertindak dengan cara menabung. Apakah itu memakai celengan dari ayam jago juga, boleh.. heheh.. , atau mungkin di bank, gk apa-apa...heheh… tapi yang harus diingat dan dilaksanakan kasih DP terlebih dahulu ke travelnya jika anda memiliki impian seperti saya heheh… Berapapun jumlah rupiahnya sesuai dengan kemampuan dan jangan lupa pula sedekahnya. Jadi mulai saat ini harus pandai-pandai berhemat agar mampu meraih impian-impian dikemudian hari.

Mari tengok perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan. Insyaalloh semua dapat memetik pelajaran bagaimana impian bangsa ini untuk merdeka bahkan bung Karno menganjurkan untuk gantungkan cita cita  setinggi langit. Artinya bahwa, cakrawala hidup ini luas tanpa batas maka berbuat yang terbaiklah untuk kehidupan saat ini dan saat mendatang agar hidup penuh dengan manfaat satu sama lainnya. Seperti yang telah di contohkan oleh para pejuang dahulu. Semoga mereka semua dalam keadaan mati syahid dan mereka dianugrahi syurganya Allah. Amiin. Setiap pejuang, selalu mengatakan Merdeka, Merdeka, Merdeka. Disaat mereka bertemu dengan teman seperjuangannya bahkan teriakan Merdeka, Merdeka, Merdeka. Ketika ada di medan perang. kalau anda simak entah berapa juta atau milyar lebih kata-kata merdeka diucapkan dan diteriakan oleh rakyat Indonesia demi mencapai kemerdekaannya. lalu apa yang terjadi!,.. Wow hasilnya sungguh menakjubkan :”  Kemerdekaan Indonesia akhirnya dikukuhkan atas nama bangsa Indonesia. Perjuangan para pejuang bukan hanya kata-kata dan teriakan semata melainkan, diiringi penuh dengan pengorbanan walau darah taruhannya dan kematian hadiahnya. Itu semua demi memperjuangkan generasi bangsanya yang merdeka sehingga ia rela mengorbankan seluruh kehidupannya.

Bagaimana dengan anda sekarang!. Masihkah berleha-leha atau bermalas-malasan dalam memperjuangkan impian - impian yang besar itu !, :”Saya yakin saat ini impian anda sungguh besar dan sangat mulia serta berharga untuk anda dan yang lainnya. Tidak ada kata dari saya:” perjuangkanlah itu semua mulai dari sekarang penuh dengan kesungguh-sungguhan. Semoga anda berhasil mendapatkan impian yang  dipendam selama ini .

 

 

 

 

Impian Adalah Rencana Masa Depan

Menghampiri Diri Ketika Punya Mimpi

Keputusanlah makna nyata kehidupan

hasil Dari  Imajinasi dan Visualisasi,

Kemudian,Tindakan akan Menentukan Kebesaran  Impian

Ketika Peluang itu Datang Bertandang

Kepastian Harapan  merupakan perwujudan kekuatan

Sehingga anda Sekarang Menjadi Orang Terpandang

Jafar Numeri